mau tau …..?????? perangkat jaringan komputer LAN

B. Perangkat Keras Jaringan Komputer LAN

Dalam membangun sebuah jaringan LAN, sedikitnya kita harus menyediakan beberapa komponen perangkat keras sebagai berikut;

1. Server

Server merupakan perangkat keras yang berfungsi menyediakan berbagai layanan kepada komputer client. Adapun layanan yang dapat dapat diberikan antara lain.

  • Disk server

Layanan disk server menyediakan ruang harddisk yang dapat diakses oleh setiap komputer client. Dalam hal ini, semua komputer client seolah –olah sedang mengakes harddisk di komputernya masing – masing.

  • File server

file server menyediakan akses terhadap file yang dapat diakses dan selanjutnya dapat dimodifikasi atau di-update.

  • Printer server

Priter server menyediakan layanan fasilitas pencetakan yang terhubung dengan komputer Server.

  • Pengaturan komunikasi email antar-client.
  • Optical drive

CD/DVD drive dapat diakses secara bersama-sama oleh semua komputer client.

  • Layanan internet

komputer server yang terhubung ke internet dapat membagi akun internetnya ke semua komputer client.

 

Jika dilihat berdasarkan fungsinya, server dibagi menjadi dua jenis, yaitu server dedicated dan server nondedicated. Server dedicated merupakan jenis server yang murni berfungsi sebgai server dan tidak dapat digunakan sebagai client. Untuk melihat apakah suatu server merupakan server dedicated dapat dilihat dari sistem operasi yang dijalankannya, misalnya Novell Netware atau Windowns NT.

Oleh karena server dedicated memiliki beban kerja yang berat maka spesifikasi yang dimilikinya harus lebih canggih dari pada komputer client.

Sementara itu, nondedicated server merupakan server yang selain berfungsi sebgai server juga bisa berfungsi sebgai client. Dalam hal ini, semua komputer client memiliki peluang yang sama untuk dijalankan server. Jadi, semua client memiliki tingkatan yang sama dalam jaringan, tidak ada yang lebih randah atau yang lebih tinggi.

server999server3   2. Workstation/Client

Workstation/client merupakan komputer yang lansung digunakan oleh pengguna dalam melakukan pekerjaan sehari-harinya. Workstation/client menjalankan beragam sistem operasi dan merupakan bagin dari jaringan yang ada.

 k - Copy  3. NIC/Network Interface Card

NIC atau LAN card merupakan perangkat yang mutlak diperlukan jika komputer kita ingin terhubung ke jaringan LAN. Berdasarkan interface-nya, LAN card dibagi menjadi dua jenis, yaitu; jenis ISA dan PCI. Jenis ISA saat ini sudah tidak di produksi lagi karena tingakat pengiriman datanya yang hanya mencapai 16 bit. Sementara PCI merupakan jenis yang banyak diproduksi dengan kecepatan transmisi data hingga 32 bit.

Semua perangkat motherboard yang saat ini beredar di pasaran, umumnya sudah menyertakan LAN card onboard. Dengan demikian, kita tidak perlu lagi menyediakan LAN card secara terpisah.

 hybihhblhv  

Saat ini ada beberapa NIC yang dapat digunakan, yaitu, ethernet, ARCnet, Token Ring, dan FDDI. Adapun yang paling populer digunakan adalah jenis ethernet. Secara umum, terdapat dua jenis ethernet, yaitu ethernet atau 10Base-T dan Fast ethernet atau 100Base-T.

Ethernet 10Base-T menyediakan kecepatan transimisi data hingga 10Mbps. Ethernet ini terbagi kedalam beberapa jenis, yaitu 10Base2, 10Base5, 10BaseT. Ethernet 10Base2 menggunakan kabel tipe koaksial dengan diameter lebih tipis, berbiaya murah, dan mudah pemasangannya. 10Base5 hampir sama dengan 10Base2, namun diameternya lebih besar. 10BaseT menggunakan kabel tipe Unshielded Twisted Pair (UTP). Sementara itu, Fast Etherned menyediakan kecepatan transmisi hingga 100bps dan umumnya menggunakan kabel tipe UTP.

4. Hub

Hub merupakan perangkat yang banyak digunakan dalam topologi star. Hub bertindak sebagai pusat atau consentrator dalam jaringan dan akan selalu menerima dan mengirimkan data ke semua client. Dalam hal ini, hub berperan sebagai kotak yang menyambungkan kabel-kabel jaringan dengan komputer client. Dengan adanya hub, maka kita dengan mudah dapat menambah atau mengurangi komputer client tanpa harus menggu jaringan secara keseluruhan.

 lkj - Copy 5. Switch

Switch merupakan perangkat hasil pengembangan dari hub. Hub hanya menerima data dan mengirimkannya kembali ke semua operator client, walaupun komputer tersebut tidak membutuhkan data tersebut. Dengan demikian, kinerja jaringan akan menurun. Di samping itu, hub hanya mengirimkan dan menerima data pada waktu-waktu tertentu atau disebut half duplex.

Lain halnya dengan hub, switch memiliki kemampuan untuk menentukan arah tujuan komputer untuk data yang menerimanya. Dengan kata lain, data yang diterima switch akan lansung dikirimkan ke komputer penerima. Dengan demikian, proses pengiriman data akan semakin cepat. Di samping itu, switch mampu mengirimkan dan menerima data pada waktu yang bersamaan atau full duplex. Oleh karena kemampuannya itu, switxh disebut juga active hub.

 switch2 5. Repeater

Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal jaringan ketika mencapai jarak yang sangat jauh. Dengan demikian, sinyal yang tadinya lemah dapat diperkuat dengan kembali dan salurarkan ke tempat lain sehingga dapat menjangkau area yang sangat luas.

 repeater33 - Copyrepeater1 - Copy  7. Brigdge

Bridge berfungsi untuk menghubungkan satu segmen jaringan dengan segmen jaringan yang lain. Brigde yang baik, umumnya hanya akan meneruskan dan mengirimkan data kepada komputer/client yang menjadi tujuannya.

 bidge333 8. Router

Router memiliki fungsi yang sama dengan bridge, namun router memiliki kemampuan lain, yaitu dapat menentukan keputusan rute terbaik yang harus ditempuh data, sehingga data dapat sampai di tujuan dengan lebih cepat. Rute terbaik tersebut, selanjutnya dapat disimpan di memori router sehingga untuk pengiriman selanjutnya hanya rute itu saja yang akan ditempuh.

 roeter55 9. Kabel

Kabel merupakan perangkat yang berfungsi sebagai media yang menghantarkan data agar mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Dalam prakteknya, terdapat banyak jenis kabel yang digunakan, namun yang paling populer adala kabel-kabel berikut ini.

  • Kabel koaksial ( coaxial cable)

Kabel koaksial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor, yang menutup bagian atasnya dan melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalh bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari goresan kabel.

Kabel koaksial terdiri atas dua macam yaitu 10Base2 atau biasa disebut thin ethernet dan 10Base5 atau thick Ethernet.

Thin Ethernet memiliki spesifikasi sebgai berikut;

1)      Panjang kabel per segmen adalah 185 m.

2)      Total segmen kabel adalah 5 buah

3)      Maksimum repeater adalah 4 buah

4)      Maksimum jumlah segmen yang terdapat node (station) adalah 3 buah.

5)      Jarak terdekat antar station minimum 0,5 m.

6)      Maksimum jumlah station dalam satu segmen kabel adalah 30 m.

7)      Maksimum panjang keseluruhan dengan repeater adalah 925 m.

8)      Awal dan akhir kabel diberi terminator 50 ohm.

9)       Jenis kabel yang digunakan adalah RG-58A/U atau RG-58C/U

10)   Umumnya topologi yang dipakai berpola bus.

Thick Ethernet memiliki spesifikasi sebagai berikut;

1)      Panjang kabel per segmen adalah 500 m.

2)      Total segmen kabel adalh 4 buah.

3)      Maksimum jumlah segmen yang terdapat node adalah 3 buah.

4)      Jarak terdekat antarstation minimum adalh 2,5 m.

5)      Maksimum jumlah station dalam satu segmen kabel adalah 100 m.

6)      Maksimum panjang kabel AUI ke node 50 m.

7)      Maksimum panjang keseluruhan dengan repeater 2500 m.

8)      Awal dan akhir kabel diberi terminator 50 ohm.

9)      Jenis kabel yang digunakan adalah coaxial RG-8 atau RG-11.

10)   Konektor yang digunakan adalah konektor BNC.

  Kabel Twisted Pair Ethernet

Kabel jenis ini terdiri atas dua kabel yang diputer enam kali per inci untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah impedansi atau tahanan listrik yang konsisten.

Kabel Twisted Pair Ethernet terdiri atas dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP). STP adalah kabel yang memiliki selubung pembungkus, senis UTP tidak memiliki selubung pembungkus. Untuk koneksinya, kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 (Registered Jack 11) atau RJ-45 (Registered Jack 45). Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 100 m.

 Twisted Pair Ethernet memiliki beberapa macam kategori di antaranya sebagai berikut;

Tabel. Kategori twisted pair ethernet

KABEL

TIPE

FITUR

Type CAT 1 UTP Analog ( biasanya digunakan di perangkat telepon pada umumnya dan pada jalur ISDN (Integrated Service Digital Network). Juga untuk menghubungkan modem dengan jalur telepon)
Type CAT 2 UTP Up to 1 Mbits ( sering digunakan pada topologi token ring)
Type CAT 3 UTP/STP 16 Mbits data transfer ( sering digunakan pada topologi token ring)
Type CAT 4 UTP;STP 20 Mbits data transfer ( biasanya digunakan pada topologi token ring)
Type CAT 5 UTP,STP – up to 100 MHz 100 Mbits Data transfer / 22 db
Type CAT 5enhanced UTP,STP – up to 100 MHz 1 Gigabit Ethernet up to 100 meters- 4 copper pairs ( kedua jenis CAT5 seringa digunakan pada topologi token Ring 16 Mbps, Ethernet 10 Mbps, atau pada FastEthernet 100 Mbps)
Type CAT 6 Up to 155 MHz or 250 MHz 2,5 Gigabit Ethernet up to 100 meters or 10 Mbit/s up to 25 meters, 20,2 db (Gigabit Ethernet)
Type CAT 7 Up to 200 MHz or 700 Mhz Giga-Ethernet / 20.8 db (Gigabit Ethernet)

 Saat ini, kategori 5 merupakan jenis kabel TP yang paling andal dan memiliki kompabilitas yang tinggi, sehingga paling banyak digunakan. Di samping itu, kabel jenis ini berjalan baik pada Ethernet 10Mbps maupun Fast Ethernet (100 Mbps).

Umumnya kabel UTP kategori 5 memiliki 4 pasang kabel warna yang berbeda-beda. Dalam prakteknya, terdapat dua standardisasi warna pada kabel tersebut, yaitu T568A dan T568B.

Tabel. Pewarnaan Kabel UTP

TIA/EIA-568-A T568A

Pin Pair Wire Warna
1 3 1 Putih hijau
2 3 2 Hijau
3 2 1 Putih jingga
4 1 2 Biru
5 1 1 Putih biru
6 2 2 jingga
7 4 1 Putih coklat
8 4 2 coklat

 

Pin Pair Wire Warna
1 3 1 Putih jingga
2 3 2 Jingga
3 2 1 Putih jingga
4 1 2 Biru
5 1 1 Putih biru
6 2 2 Hijau
7 4 1 Putih coklat
8 4 2 coklat

  Keterangan Pin 1 adalah pin transmiter kutub positif Pin 2 adalah pin transmiter kutub negatif Pin 3 adalah pin receiver kutub positif Pin 4 dan 5 tidak digunakan. Pin 6 adalah pin receiver kutub negatif. Pin 7 dan 8 = tidak digunakan.

Dalam menyambungkan kabel UTP kategori 5 dengan konektor RJ-45, terdapat dua jenis perlakuan, yaitu sebagai berikut;

1)      Sambungan Cross over

Sambungan cross over umumnya digunakan jika kita akan menghubungkan dua jenis tipe perangkat jaringan yang sama, seperti hub ke hub atau komputer/host ke komputer/host.

jba.khdfg 2)      Sambungan straight-through

Sambungan straight-through umumnya digunakan jika kita ingin menghubungkan secara lansung dua jenis perangkat yang berbeda seperti komputer ke hub atau dari hub ke switch. Untuk sekadar diketahui, jika kita menghubungkan hub/switch ke hub switch keluaran yang terbaru kita bisa menggunakan sambungan straight-through. Hal ini dikarenakan hub sekarang sudah otomatis melakukan cross over. Jadi kita tidak perlu lagi melakukan cress over kabel secara manual.

Warna yang harus disusun di kedua ujung kabel pada konektor RJ-45 harus sama persis dan tidak boleh tertukar. straight

  •  Serat Optik

Serat optik merupakan jenis kabel yang menggunakan cahaya laser sebagai media penghantar data. Dengan demikian, kecepatannya sangat tinggi hingga mencapai lebih dari 100Mbps dengan tinggkat intervensi lingkungan sangat kecil.

Akan tetapi yang menjadi kekurangan kabel jenis ini adalah harganya yang sangat mahal serta proses instalasinya yang cukup rumit, sehingga hanya perusahaan besar yang dapat menerapkan teknologi ini.

   jkhnlih - Copy 10 . Tang Crimp

Tang crimp bersifat opsional dan hanya dibutuhkan dalam pembuatan kabel jaringan. Fungsinya adalah untuk mengunci konektor RJ-45 pada kabel UTP.

 tang crimp 11 . LAN Cable Tester

Cable tester berfungsi untuk memeriksa sambungan kabel apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Ada banyak ragam cable tester, baik yang berjenis digital maupun manual. Perhatikan gambar berikut;

 hbkjfhbaksdjf

 Sebagai contoh, kita gunakan LAN cable tester manual dengan 8 buah lampu indikator yang identik dengan nomor pin. Prinsip kerja alat ini adalah menyambungkan kedua ujung kabel. Jika semua lampu menyala, maka kabel berfungsi baik. Namun sebaliknya, jika ada lampu tidak menyala, berarti kabel yang terhubung dengan pin tersebut putus atau tidak terhubung dengan baik. 

A.      Perangkat Keras Jaringan Komputer LAN

Dalam membangun sebuah jaringan LAN, sedikitnya kita harus menyediakan beberapa komponen perangkat keras sebagai berikut;

1.       Server

Server merupakan perangkat keras yang berfungsi menyediakan berbagai layanan kepada komputer client. Adapun layanan yang dapat dapat diberikan antara lain.

a.       Disk server

Layanan disk server menyediakan ruang harddisk yang dapat diakses oleh setiap komputer client. Dalam hal ini, semua komputer client seolah –olah sedang mengakes harddisk di komputernya masing – masing.

b.      File server

file server menyediakan akses terhadap file yang dapat diakses dan selanjutnya dapat dimodifikasi atau di-update.

c.       Printer server

Priter server menyediakan layanan fasilitas pencetakan yang terhubung dengan komputer Server.

d.      Pengaturan komunikasi email antar-client.

e.      Optical drive

CD/DVD drive dapat diakses secara bersama-sama oleh semua komputer client.

f.        Layanan internet

komputer server yang terhubung ke internet dapat membagi akun internetnya ke semua komputer client.

Jika dilihat berdasarkan fungsinya, server dibagi menjadi dua jenis, yaitu server dedicated dan server nondedicated. Server dedicated merupakan jenis server yang murni berfungsi sebgai server dan tidak dapat digunakan sebagai client. Untuk melihat apakah suatu server merupakan server dedicated dapat dilihat dari sistem operasi yang dijalankannya, misalnya Novell Netware atau Windowns NT.

Oleh karena server dedicated memiliki beban kerja yang berat maka spesifikasi yang dimilikinya harus lebih canggih dari pada komputer client.

Sementara itu, nondedicated server merupakan server yang selain berfungsi sebgai server juga bisa berfungsi sebgai client. Dalam hal ini, semua komputer client memiliki peluang yang sama untuk dijalankan server. Jadi, semua client memiliki tingkatan yang sama dalam jaringan, tidak ada yang lebih randah atau yang lebih tinggi.

 

2.       Workstation/Client

Workstation/client merupakan komputer yang lansung digunakan oleh pengguna dalam melakukan pekerjaan sehari-harinya. Workstation/client menjalankan beragam sistem operasi dan merupakan bagin dari jaringan yang ada.

3.       NIC/Network Interface Card

NIC atau LAN card merupakan perangkat yang mutlak diperlukan jika komputer kita ingin terhubung ke jaringan LAN. Berdasarkan interface-nya, LAN card dibagi menjadi dua jenis, yaitu; jenis ISA dan PCI. Jenis ISA saat ini sudah tidak di produksi lagi karena tingakat pengiriman datanya yang hanya mencapai 16 bit. Sementara PCI merupakan jenis yang banyak diproduksi dengan kecepatan transmisi data hingga 32 bit.

Semua perangkat motherboard yang saat ini beredar di pasaran, umumnya sudah menyertakan LAN card onboard. Dengan demikian, kita tidak perlu lagi menyediakan LAN card secara terpisah.

Saat ini ada beberapa NIC yang dapat digunakan, yaitu, ethernet, ARCnet, Token Ring, dan FDDI. Adapun yang paling populer digunakan adalah jenis ethernet. Secara umum, terdapat dua jenis ethernet, yaitu ethernet atau 10Base-T dan Fast ethernet atau 100Base-T.

Ethernet 10Base-T menyediakan kecepatan transimisi data hingga 10Mbps. Ethernet ini terbagi kedalam beberapa jenis, yaitu 10Base2, 10Base5, 10BaseT. Ethernet 10Base2 menggunakan kabel tipe koaksial dengan diameter lebih tipis, berbiaya murah, dan mudah pemasangannya. 10Base5 hampir sama dengan 10Base2, namun diameternya lebih besar. 10BaseT menggunakan kabel tipe Unshielded Twisted Pair (UTP).

Sementara itu, Fast Etherned menyediakan kecepatan transmisi hingga 100bps dan umumnya menggunakan kabel tipe UTP.

4.       Hub

Hub merupakan perangkat yang banyak digunakan dalam topologi star. Hub bertindak sebagai pusat atau consentrator dalam jaringan dan akan selalu menerima dan mengirimkan data ke semua client. Dalam hal ini, hub berperan sebagai kotak yang menyambungkan kabel-kabel jaringan dengan komputer client.

Dengan adanya hub, maka kita dengan mudah dapat menambah atau mengurangi komputer client tanpa harus menggu jaringan secara keseluruhan.

5.       Switch

Switch merupakan perangkat hasil pengembangan dari hub. Hub hanya menerima data dan mengirimkannya kembali ke semua operator client, walaupun komputer tersebut tidak membutuhkan data tersebut. Dengan demikian, kinerja jaringan akan menurun. Di samping itu, hub hanya mengirimkan dan menerima data pada waktu-waktu tertentu atau disebut half duplex.

Lain halnya dengan hub, switch memiliki kemampuan untuk menentukan arah tujuan komputer untuk data yang menerimanya. Dengan kata lain, data yang diterima switch akan lansung dikirimkan ke komputer penerima. Dengan demikian, proses pengiriman data akan semakin cepat. Di samping itu, switch mampu mengirimkan dan menerima data pada waktu yang bersamaan atau full duplex. Oleh karena kemampuannya itu, switxh disebut juga active hub.

6.       Repeater

Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal jaringan ketika mencapai jarak yang sangat jauh. Dengan demikian, sinyal yang tadinya lemah dapat diperkuat dengan kembali dan salurarkan ke tempat lain sehingga dapat menjangkau area yang sangat luas.

7.       Brigdge

Bridge berfungsi untuk menghubungkan satu segmen jaringan dengan segmen jaringan yang lain. Brigde yang baik, umumnya hanya akan meneruskan dan mengirimkan data kepada komputer/client yang menjadi tujuannya.

8.       Router

Router memiliki fungsi yang sama dengan bridge, namun router memiliki kemampuan lain, yaitu dapat menentukan keputusan rute terbaik yang harus ditempuh data, sehingga data dapat sampai di tujuan dengan lebih cepat. Rute terbaik tersebut, selanjutnya dapat disimpan di memori router sehingga untuk pengiriman selanjutnya hanya rute itu saja yang akan ditempuh.

9.       Kabel

Kabel merupakan perangkat yang berfungsi sebagai media yang menghantarkan data agar mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Dalam prakteknya, terdapat banyak jenis kabel yang digunakan, namun yang paling populer adala kabel-kabel berikut ini.

a.       Kabel koaksial ( coaxial cable)

Kabel koaksial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor, yang menutup bagian atasnya dan melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalh bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari goresan kabel.

Kabel koaksial terdiri atas dua macam yaitu 10Base2 atau biasa disebut thin ethernet dan 10Base5 atau thick Ethernet.

Thin Ethernet memiliki spesifikasi sebgai berikut;

1)      Panjang kabel per segmen adalah 185 m.

2)      Total segmen kabel adalah 5 buah

3)      Maksimum repeater adalah 4 buah

4)      Maksimum jumlah segmen yang terdapat node (station) adalah 3 buah.

5)      Jarak terdekat antar station minimum 0,5 m.

6)      Maksimum jumlah station dalam satu segmen kabel adalah 30 m.

7)      Maksimum panjang keseluruhan dengan repeater adalah 925 m.

8)      Awal dan akhir kabel diberi terminator 50 ohm.

9)       Jenis kabel yang digunakan adalah RG-58A/U atau RG-58C/U

10)   Umumnya topologi yang dipakai berpola bus.

Thick Ethernet memiliki spesifikasi sebagai berikut;

1)      Panjang kabel per segmen adalah 500 m.

2)      Total segmen kabel adalh 4 buah.

3)      Maksimum jumlah segmen yang terdapat node adalah 3 buah.

4)      Jarak terdekat antarstation minimum adalh 2,5 m.

5)      Maksimum jumlah station dalam satu segmen kabel adalah 100 m.

6)      Maksimum panjang kabel AUI ke node 50 m.

7)      Maksimum panjang keseluruhan dengan repeater 2500 m.

8)      Awal dan akhir kabel diberi terminator 50 ohm.

9)      Jenis kabel yang digunakan adalah coaxial RG-8 atau RG-11.

10)   Konektor yang digunakan adalah konektor BNC.

b.      Kabel Twisted Pair Ethernet

Kabel jenis ini terdiri atas dua kabel yang diputer enam kali per inci untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah impedansi atau tahanan listrik yang konsisten.

Kabel Twisted Pair Ethernet terdiri atas dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP). STP adalah kabel yang memiliki selubung pembungkus, senis UTP tidak memiliki selubung pembungkus. Untuk koneksinya, kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 (Registered Jack 11) atau RJ-45 (Registered Jack 45). Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 100 m.

Twisted Pair Ethernet memiliki beberapa macam kategori di antaranya sebagai berikut;

Tabel. Kategori twisted pair ethernet

KABEL

TIPE

FITUR

Type CAT 1

UTP

Analog ( biasanya digunakan di perangkat telepon pada umumnya dan pada jalur ISDN (Integrated Service Digital Network). Juga untuk menghubungkan modem dengan jalur telepon)

Type CAT 2

UTP

Up to 1 Mbits ( sering digunakan pada topologi token ring)

Type CAT 3

UTP/STP

16 Mbits data transfer ( sering digunakan pada topologi token ring)

Type CAT 4

UTP;STP

20 Mbits data transfer ( biasanya digunakan pada topologi token ring)

Type CAT 5

UTP,STP – up to 100 MHz

100 Mbits Data transfer / 22 db

Type CAT 5enhanced

UTP,STP – up to 100 MHz

1 Gigabit Ethernet up to 100 meters- 4 copper pairs ( kedua jenis CAT5 seringa digunakan pada topologi token Ring 16 Mbps, Ethernet 10 Mbps, atau pada FastEthernet 100 Mbps)

Type CAT 6

Up to 155 MHz or 250 MHz

2,5 Gigabit Ethernet up to 100 meters or 10 Mbit/s up to 25 meters, 20,2 db (Gigabit Ethernet)

Type CAT 7

Up to 200 MHz or 700 Mhz

Giga-Ethernet / 20.8 db (Gigabit Ethernet)

Saat ini, kategori 5 merupakan jenis kabel TP yang paling andal dan memiliki kompabilitas yang tinggi, sehingga paling banyak digunakan. Di samping itu, kabel jenis ini berjalan baik pada Ethernet 10Mbps maupun Fast Ethernet (100 Mbps).

Umumnya kabel UTP kategori 5 memiliki 4 pasang kabel warna yang berbeda-beda. Dalam prakteknya, terdapat dua standardisasi warna pada kabel tersebut, yaitu T568A dan T568B.

Tabel. Pewarnaan Kabel UTP

TIA/EIA-568-A T568A

Pin

Pair

Wire

Warna

1

3

1

Putih hijau

2

3

2

Hijau

3

2

1

Putih jingga

4

1

2

Biru

5

1

1

Putih biru

6

2

2

jingga

7

4

1

Putih coklat

8

4

2

coklat

Pin

Pair

Wire

Warna

1

3

1

Putih jingga

2

3

2

Jingga

3

2

1

Putih jingga

4

1

2

Biru

5

1

1

Putih biru

6

2

2

Hijau

7

4

1

Putih coklat

8

4

2

coklat

Keterangan

Pin 1 adalah pin transmiter kutub positif

Pin 2 adalah pin transmiter kutub negatif

Pin 3 adalah pin receiver kutub positif

Pin 4 dan 5 tidak digunakan.

Pin 6 adalah pin receiver kutub negatif.

Pin 7 dan 8 = tidak digunakan.

 

Dalam menyambungkan kabel UTP kategori 5 dengan konektor RJ-45, terdapat dua jenis perlakuan, yaitu sebagai berikut;

1)      Sambungan Cross over

Sambungan cross over umumnya digunakan jika kita akan menghubungkan dua jenis tipe perangkat jaringan yang sama, seperti hub ke hub atau komputer/host ke komputer/host.

2)      Sambungan straight-through

Sambungan straight-through umumnya digunakan jika kita ingin menghubungkan secara lansung dua jenis perangkat yang berbeda seperti komputer ke hub atau dari hub ke switch. Untuk sekadar diketahui, jika kita menghubungkan hub/switch ke hub switch keluaran yang terbaru kita bisa menggunakan sambungan straight-through. Hal ini dikarenakan hub sekarang sudah otomatis melakukan cross over. Jadi kita tidak perlu lagi melakukan cress over kabel secara manual.

Warna yang harus disusun di kedua ujung kabel pada konektor RJ-45 harus sama persis dan tidak boleh tertukar.

c.       Serat Optik

Serat optik merupakan jenis kabel yang menggunakan cahaya laser sebagai media penghantar data. Dengan demikian, kecepatannya sangat tinggi hingga mencapai lebih dari 100Mbps dengan tinggkat intervensi lingkungan sangat kecil.

Akan tetapi yang menjadi kekurangan kabel jenis ini adalah harganya yang sangat mahal serta proses instalasinya yang cukup rumit, sehingga hanya perusahaan besar yang dapat menerapkan teknologi ini.

10.   Tang Crimp

Tang crimp bersifat opsional dan hanya dibutuhkan dalam pembuatan kabel jaringan. Fungsinya adalah untuk mengunci konektor RJ-45 pada kabel UTP.

11.   LAN Cable Tester

Cable tester berfungsi untuk memeriksa sambungan kabel apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Ada banyak ragam cable tester, baik yang berjenis digital maupun manual. Perhatikan gambar berikut;

Sebagai contoh, kita gunakan LAN cable tester manual dengan 8 buah lampu indikator yang identik dengan nomor pin. Prinsip kerja alat ini adalah menyambungkan kedua ujung kabel. Jika semua lampu menyala, maka kabel berfungsi baik. Namun sebaliknya, jika ada lampu tidak menyala, berarti kabel yang terhubung dengan pin tersebut putus atau tidak terhubung dengan baik. 

One thought on “mau tau …..?????? perangkat jaringan komputer LAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s