Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan

kali ini kita mencoba bahas tentang melakukan perbaikan dan atau setting ulang koneksi jaringan sobat…. biar ada step by step tuk mudah dimengerti….

A.   Pendahuluan

sebagaimana yang telah kita uraikan dalam tulisan2 sebelumnya bahwa beberapa gejala kegagalan konektifitas pada jaringan harus disikapi dengan terarah dan terstrukturisasi. dalam hal ini, harus dihindari tindakan perbaikan dengan sistem coba-coba atau trial and error.

umumnya, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memperbaiki dan melakukan setting ulang jaringan, yaitu;

  1. mempersiapkan perbaikan
  2. melakukan perbaikan koneksi jaringan
  3. melakukan setting ulang koneksi jaringan
  4. memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan

B.   Mempersiapkan Perbaikan

hal-hal yang harus dipersiapkan dalam suatu perbaikan koneksi jaringan antara lain sebagai berikut ;

  1. NIC cadangan
  2. Kabel dan konektor
  3. LAN tester
  4. Tang Crimp

C.   Melakukan Perbaikan dan setting ulang

1. Pemasangan NIC

umumnya, koputer sekarang sudah dilengkapi dengan NIC secara onboard. anda tidak perlu repot-repot menyediakan NIC card. jika komputer anda memiliki NIC card secara terpisah, pastikan NIC dalam keadaa terpasang dengan baik pada slot yang sesuai. Jika diperlukan, cabut NIC tersebut untuk memastikan tidak ada korosi pada kaki-kakinya yang berwarna emas. Jika terdapat kotoran yang melekat, bersihkan sebagaimana anda melakukan perawatan komputer stand alone. Kemudian, pastikan NIC telah terbaca dan diaktifavasi baik oleh bios dan sistem operasi.

Untuk memastikan kartu NIC telah aktif dan dikenali oleh windows, seperti biasa dapat melihatnya pada jendela.. Device manager.

 device manager

Gambar . Melihat aktivasi NIC card pada jendela Device Manager

Selain itu, pastikan juga penggunaan memori oleh NIC tidak menimbulkan konflik dengan hardware lainnya. Untuk memeriksa hal ini, klik ganda hardware NIC tersebut hingga muncul jendela properties untuknya. Kemudian, klik tab resource, lalu pastikan pada bagian conflict  terdapat status No conflicts. Jika terdapat konflik, klik change setting, lalu atur penggunaan alamat memori yang terbebas dari konflik.

2.    Kabel dan konektor

Kabel pada konektor merupakan komponen yang sangat rentan terhadap kerusakan karena umumnya kabel tersebut berada dilingkungan luar. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kerusakannya, antara lain tikus, lingkungan, karat, terkelupas, dan lain-lain. Unutk memastikan konektivitas kabel, coba anda ambil LAN tester dan periksa apakah kabel yang bersangkutan masih baik atau tidak. Jika lampu tidak menyala, berarti ada kabel yang terputus didalam. Jangan menyambung kabel yang terputus karena akan mengganggu konektivitas. Sebaiknya ganti dengan yang baru.

Periksa juga kondisi konektor BNC, T-BNC, dan terminator pada jaringan dengan topologi bus jika dipandang longgar, kencangkan dan perbaiki sedemikian rupa. Jika terdapat karat dan korosi, sebaiknya ganti dengan yang baru.

Demikian juga halnya dengan konektor RJ-45 pada jaringan dengan topologi star. Periksa konektor tersebut dan pastikan dalam kondisi baik. Oleh karena konektor ini mengggunakan pin yang kecil pada port NIC-nya maka akan sangat retan terhadap kerusakan seperti patah dan bengkok. Jika hal ini terjadi, sebaiknya ganti port tersebut dengna yang baru.

Jika pengunci konektor RJ-45 patah , sebaiknya ganti konektor tersebut. Begitu juga kabel yang terjepit pada konektor telah longgar, sebaiknya ganti dengan yang baru, sebagaimana diketahui bahwa konektor RJ-45 ini adalah sekali pakai.

Jika anda ingin membuat sistem pengkabelan dengan konektor yang baru, harus diingat sistem silang ( cross over) dan lurus ( straight through). Sistem dengan cross over hanya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama, seperti dua komputer yang dihubungkan tanpa menggunakan hub/switch. Namun untuk switch keluaran  terbaru umumnya telah menyediakan port khusus untuk menyilangkannya kita tidak perlu repot melakukannya secara manual.

Sementara itu, sistem straight through digunakan untuk menyambungkan antara komputer dan hub. Jika sudah siap, lakukan langkah-langkah pengkabelan seperti yang ada pelajari pada tulisan sebelumnya…

Untuk pengkabelan sebaiknya tidak melebih 100 meter karena sinyal akan melemah. Jika hal ini terpaksa, sebaiknya anda memasang repeater atau penguat. Satu yang perlu diingat adalah prosedur penyimpanan kabel. Usahakan kabel terbebas dari pengaruh lingkungan seperti hujan, panas, tikus ( hewan pengerat), terjepit, terinjak, terbelit, dan lain-lain. Selain itu usahakan pula agar kabel yang jumlahnya sangat banyak tidak terlihat sehingga mengganggu pemandangan.

3.    Pengaturan konfigurasi secara software

  • Mengistal driver NIC

Prosedur menginstalasi NIC dikomputer windows sangat mudah, karena akan lansung terdeteksi secara lansung dengan fitur plug dan play-nya. Apalagi komputer sekarang, umumnya telah dilengkapi dengan NIC onboard. Jika motherboard anda menyertakan driver terbaru bawaan pabriknya. Lebih baik anda menginstalnya agar kemampuan NIC tersebut lebih baik. Namun, jika NIC anda tebentuk kartu maka lakukan instalasi seperti biasa.

  • Pilihan protokol dan konfigurasi IP address dan subnet mask

Ketika windows XP/7/8 terinstal, pada umumnya protokol akan lansung terinstal. Protokol yang paling banyak dipakai adalah TCP/IP. Khusus untuk pengaturan IP address, harus dilakukan secara teliti dan tidak boleh ada beberapa komputer client yang memiliki IP address yang sama. Jika hal ini terjadi maka komputer tersebut tidak bisa mengakses jaringan karena berebut IP address.

Dalam mengatur IP address, sebaiknya anda melakukannya secara berurutan agar mudah dalam mengingat dan melakukan proses perawatannya. Unutk mengatur kembali, anda dapat melakukannya dengan membuka kotak dialog internet protocol (TCP/IP) properties.

 TCP

Gambar. Pengaturan IP Address pada windows 7

  • Pemilihan workgroup

Pemilihan workgroup bermanfaat untuk memasukkan beberapa komputer kedalam kelompok jaringan tertentu. Dengan demikian, pengaturan komputer akan menjadi teratur. Hal ini akan terasa ketika kita menggunakan sistem operasi grafis dimana managemen komputer akan terlihat pada struktur jarigan windows explorer. Sebagai contoh, disuatu perusahaan ada 3 divisi yaitu keuangan, pemasaran, produksi. Setiap divisi memiliki 4 orang karyawan yang menggunakan komputer yang berbeda. Jadi keuangan, pemasaran dan produksi merupakan workgroup tersendiri. Masing-masing memiliki 4 komputer.

 goup win 7

Gambar . pengaturan workgroup pada windows 7.

D.      Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan

Setelah perbaikan dan setting ulang selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah memeriksa konektivitas jaringan tersebut;

1.       Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan

Pemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang mulai dari proses paling awal. Pengecekan yang perlu dilakukan yakni sebagai berikut.

Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN card) ; apakah telah terpasang dengan baik atau tidak.

  • Memeriksa pemasangan konektor kabel pada hub/switch atau konektor lain agar tidak mengalami hubungan arus listrik ( terkelupas).
  • Pemasangan konektor tidak longgar
  • Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software harus sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driver kartu jaringan, konfigurasi IP address, subnet mask, dan workgroup yang digunakan.

2.       Pengujian konektivitas jaringan

Cara mudah untuk menguji konektivitas adalah dengan melihat  My Network  Place pada folder  The Microsoft Network. Disana akan terlihat informasi secara lengkap semua komputer yang terdaftar pada workgroup tertentu.

Cara kedua, dengan menggunakan perintah PING. Misalnya dari komputer A ke komputer B yang mempunyai IP address 192.168.0.2. munculnya pesan sperti dibawah ini;

Replay from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128

Replay from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128

Replay from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128

Replay from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128

Sebaliknya jik akoneksi gagal maka akan muncul pesan seperti pada gambar berikut.

Destination host unreachable

Destination host unreachable

Destination host unreachable

Destination host unreachable

Cara ketiga adalah dengan memberikan perintah ipconfig pada Command Promp.

 

Soal-soal latihan

  1. Sebutkan langkah-langkah dalam memperbaiki dan setting ulang jaringan!!!
  2. Sebutkan langkah-langkah dalam memeriksa kondisi NIC yang berfungsi dengan normal!!!
  3. Apa yang sebaiknya dilakukan jika anda menemui kunci konektor RJ-45 patah ???
  4. Apa keguanaan sistem pengkabelan UTP RJ45 silang ( cross over)??
  5. Sebutkan langkh-langkah dalam memerikasa setting IP address pada windows XP, Windows 7 dan Windows 8.

Soal praktek

Bersama teman-teman anda, praktekkan semua materi yang ada.

^_^****** Selamat Belajar ******^_^

One thought on “Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s