$ Wanita penghuni surga $

🍸🍸🍸 MAAFKANLAH GELAS KACA ITU 🍸🍸🍸

Al-Ustâdz Abu Ubaidah, Muhammad Yusuf bin Mukhtar bin Munthohir As-Sidawi 

“Tiada gading yang tak retak”. Sebuah peribahasa kita yang menjelaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Istrimu bukanlah bidadari surga dan engkau bukanlah malaikat yang tak pernah dosa. 
Mustahil rumah tangga berjalan tanpa ada bumbu perselisihan, masalah dan kekurangan baik dipicu oleh masalah faktor eksternal maupun internal. Semua itu pasti ada, terus apakah kita mimpi jika rumah tangga bahagia itu mesti tanpa masalah sedikitpun?!
Maka janganlah terbawa oleh luapan emosi jika terjadi pertengkaran apalagi mengeluarkan kata-kata yang justru menjadi gas bagi kobaran api yang menyala, seperti ucapan “Jika kamu jantan ceraikan saya gak pakai lama”. “Nyesel dek, saya nikah sama kamu”. “Kalau tahu begini saya gak mau nikah sama kamu”, dan lain-lain. 
Ditambah lagi dengan kepalan tangan yang siap meluncur di kepala, benda-benda dapur mulai berterbangan dan berserakan. 
Anehnya, kadang-kadang hanya karena masalah-masalah pribadi yang sepeleh, seperti terlambat nyiapkan makanan, makanan kurang enak, rumah sedikit berantakan, bahkan lucunya ada yang marah-marah hanya karena istrinya tidak bisa melahirkan anak jagoan!!!
Ingatlah kebaikan dan jasa yang dimiliki oleh pasanganmu. Jangan hanya gara-gara tidak senang akan satu perangainya kemudian membawamu marah hingga melampaui batas yang membahayakan. 
Renungkanlah sabda Rasulullah sebagai berikut:
لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِىَ مِنْهَا آخَرَ
“Janganlah laki-laki mukmin membenci wanita mukminah, jika dia membenci darinya satu akhlak maka tentulah dia akan menyukai akhlak lainnya.” 
Contohlah kesabaran dan kearifan Rasul kita Muhammad, ketika ada salah satu istrinya yang marah bahkan membanting piring hingga pecah berkeping-keping di hadapanpara tamunya, Rasulullah sabar dan hanya mengatakan: “Ibu kalian sedang cemburu” lalu beliau mengambili serpihan pecahan tersebut.

Subhanallah, demikianlah teladan kita. Lantas Bagaimana dengan kita?!
Kepada para nahkoda rumah tangga: Maafkanlah istrimu, tulang rusukmu, gelas kacamu, campaklah sikap egoismu dan tunjukkan jiwa kepemimpinan dan kesatrianmu.
Dan engkau wahai para istri, gunakanlah jurusmu untuk menaklukkan hati suamimu karena sesungguhnya engkau memiliki keahlian untuk itu. 
Rasulullah bersabda:
أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ الوَلُوْدُ الْوَدُوْدُ الَّتِيْ إِذَا ظُلِمَتْ هِيَ أَوْ ظَلَمَتْ قَالَتْ : هَذِهِ يَدِيْ فِيْ يَدِكَ، لَا أَذُوْقُ غَمْضًا حَتىَّ تَرْضَى
“Maukah kalian aku kabari tentang para wanita penghuni surga? Yaitu wanita yang pengasih, banyak anak dan berperilaku baik. Jika ia dizhalimi (suaminya marah kepadanya) atau ia berbuat zhalim (kepada suaminya), ia akan berkata, ‘Ini tanganku berada di tanganmu. Aku tidak bisa memejamkan mataku hingga engkau ridha.’ ” 
Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang pemaaf.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s